Obat Kemoterapi Kanker Kelenjar Getah Bening

Limfoma atau penyakit kelenjar getah bening dibagi dalam 2 kategori, yakni limfoma non hodgkin dan limfoma hodgkin. Umumnya paling banyak jenis penyakit yang berkaitan dengan kelenjar getah bening adalah limfoma non hodgkin. Limfoma non hodgkin ini dibedakan atau terbagi bedasarakan tampilan mikroskopik dari kelenjar getah bening dan jenis limfosit (sel darah putih) limfosit T atau limfosit B.

Jika seseorang terdiagnosis terserang limfoma jenis non hodgkin, banyak jenis pengobatan yang dapat dilakukan, umumnya dengan terapi penyinaran dan kemoterapi disertai pemberian obat untuk meringankan sakit dari kemoterapi yang dilakukan.

Berikut ini ada beberapa kombinasi sediaan kemoterapi dan obat pada limfoma non hodgkin, ialah :

Jenis obat untuk kanker kelenjar getah bening non hodgkin

Kelenjar getah bening atau lymph node, hampir tersebar diseluruh jaringan tubuh sama halnya dengan pembuluh darah yang beredar dalam tubuh. Beberapa jenis penyakit yang berkaitan dengan kelenjar getah bening, seperti :

1. Tuberkulosis (TBC)
2. Klamidia (semacam parasit) terdapat pada organ intim wanita atau pria
3. Virus HIV
4. Tumor ganas
5. Infeksi yang diakibatkan oleh beberapa jenis penyakit sebelumnya

Namun yang banyak terjadi umumnya karena adanya pembengkakan dan pembesaran limpa karena mekanisme sistem pertahanan tubuh terhadap infeksi.

Posted in Obat Kanker Kelenjar Getah Beniing | Tagged , , , , , | Leave a comment

Faktor Risiko Kanker Kelenjar Getah Bening

Kelenjar getah bening hampir memenuhi bagian tubuh manusia, diantaranya ada beberapa yang berada langsung di bawah kulit dimana yang lainnya berada di dalam tubuh. Kelenjar getah bening yang tersimpan di dalam lapisan kulit dalam tidak dapat dirasakan, kecuali kulit tubuh yang terdapat kelenjar getah bening mengalami pembengkakan atau pembesaran, kulit akan terasa bergelembung dan keras.

Kelenjar getah bening dalam tubuh manusia sebenarnya memiliki fungsi dan kerja yang cukup penting yakni sebagai media untuk menyaring darah dan melakukan tugas sebagai benteng untuk pertahanan tubuh terhadap suatu serangan penyakit akibat infeksi atau peradangan.

Kelenjar getah bening tidak pernah luput dari serangan berbagai gangguan seperti infeksi, meski fungsi utamanya adalah melindungi pertahanan tubuh dari infeksi. Kelenjar getah bening yang terletak di beberapa tubuh dan jika mengalami pembengkakan oleh suatu infeksi disebabkan oleh infeksi, peradangan, kanker atau penyakit yang menyertai kelenjar getah bening.

Berikut penjabaran singkat dari beberapa faktor risiko penyebab kelenjar getah bening mengalami infeksi yang akhirnya berdampak pada kanker kelenjar getah bening, adalah :

1. Infeksi, merupakan penyebab yang paling umum dan sering terjadi yang menyebabkan limfa membengkak. Penyebab dari infeksi limfa ini disertai oleh virus, bakteri, parasit dan jamur.

2. Virus yang menyertai infeksi kanker kelenjar getah bening, seperti :

– Infectious mononucleosis (mono)
– Chickenpox
– Measles
– HIV
– Herpes
– Virus-virus selesma umum
– Adenovirus, dan
– Banyak virus-virus lain

3. Bakteri, seperti :

– Streptococcus
– Staphylococcus
– Cat scratch disease
– Syphilis
– Tuberculosis
– Chlamydia, dan
– Penyakit-penyakit seksual lain yang ditularkan

4. Parasit, seperti :

– Toxoplasmosis
– Leshmaniasis

5. Jamur, seperti :

– Coccidiomycosis
– Histoplamosis

6. Peradangan

Penyebab-penyebab yang bersifat peradangan dan imunoligik dari nodus-nodus limfa yang membengkak termasuk penyakit-penyakit seperti rheumatoid arthritis dan lupus begitu juga kepekaan pada beberapa obat-obat.

Posted in Obat Kanker Kelenjar Getah Beniing | Tagged , , , , , , | Leave a comment

Pengobatan Kanker Kelenjar Getah Bening

Beberapa penderita kanker kelenjar getah bening ada yang mengalami kesembuhan yang secara menyeluruh dan adapula beberapa orang harus menjalani pengobatan sepanjang hidupnya. Umumnya pengobatan kanker kelenjar getah bening ini dilihat dari lokasi kanker kelenjar yang terjadi, dengan begitu akan dengan mudah menentukan pengobatan yang cocok dengan kondisi fisik dan stadium kanker yang diderita.

Umumnya pengobatan yang banyak dilakukan untuk mereka yang menderita kanker kelenjar getah bening stadium 1 dan 2 sering kali diobati dengan menggunakan terapi penyinaran yang terbatas pada sisi limfoma (kelenjar getah bening) dan daerah di sekitarnya. Terapi penyinaran umunya tidak menyembuh limfoma tingat rendah, tetapi sedikit memberi harapan hidup pada penderita sampai 5-8 tahun.

Berikut penjelasan singkat dari pengobatan yang dilakukan pada kanker kelenjar getah bening dilihat dari segi stadium yang diderita :

1. Stadium 1 dan 2. Umumnya pada stadium ini banyak dilakukan pengobatan dengan terapi penyinaran. Terapi penyinaran memang tidak menyembuhkan secara langsung, namun dengan terapi ini dapat memberikan peluang pada pasien untuk bertahan 5-8 tahun pada tingkatan rendah.

2. Pada tingkatan menengah, terapi penyinaran hanya mempertahankan pasien hingga 2-5 tahun dan pada tingkatan tinggi memasuki stadium lanjut hanya 6 bulan sampai 1 tahun. Biasanya terapi penyinaran pada tingakat menegah dan tinggi, disertai dengan kemoterapi yang dapat memberi kesembuhan lebih dari separuh penderitanya.

3. Stadium 3 dan 4. Pada stadium ini merupakan stadium kronis atau kritis, karena kanker kelenjar getah bening telah menyebarkan sel kanker mematikan hampir ke seluruh jaringan tubuh. Pengobatan yang dilakukan sangat komplikatif. Pada stadium ini perlakuan pengobatan hampir sama dengan kanker darah (leukemia), yakni dengan jalan pemberian kemoterapi atau pencangkokan sumsum tulang belakang

Posted in Obat Kanker Kelenjar Getah Beniing | Tagged , , , , , , | Leave a comment